Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Blambangan Umpu Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah -->

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Blambangan Umpu Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah

06 September 2026, September 06, 2026




Blambangan Umpu, Renatameha.com — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, warga Masjid Baiturroman, RT 03/RW 06, Kelurahan Blambangan Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, menggelar kegiatan keagamaan pada Sabtu (5/9/2026).


Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Ustadz Asep Sujana, dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.


Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baiturroman, Hendri Viora, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir, baik bapak-bapak, ibu-ibu, remaja maupun anak-anak.


“Terima kasih atas kehadiran bapak, ibu, adik-adik dan anak-anak semuanya. Kami juga memohon maaf apabila pelaksanaan kegiatan ini terkesan mendadak,” ujar Hendri.


Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, khususnya bagi generasi muda dan anak-anak.


Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, anak-anak semakin mengenal Rasulullah SAW, memahami keteladanan beliau serta mengetahui pentingnya mencintai dan mengamalkan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.


Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustadz sawal dari Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui sedekah.


Ustadz sawal menyampaikan, bahwa harta yang disedekahkan tidak akan mengurangi rezeki seseorang. Sebaliknya, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang dapat mendatangkan keberkahan dan balasan berlipat ganda dari Allah SWT.


“Sedekah itu ibarat umpan. Rezeki kita sudah disebarluaskan oleh Allah, sehingga jangan takut berbagi kepada sesama,” pesan Ustadz Sawal dalam tausiyahnya.


Ia juga menjelaskan bahwa setiap peringatan memiliki makna penting, yakni ada sesuatu yang perlu diingat dan ada pula sesuatu yang perlu saling diingatkan.


“Makna peringatan adalah ada yang diingat dan ada yang mengingatkan. Dengan momentum Maulid Nabi ini, mari kita kembali mengingat keteladanan Rasulullah dan berusaha menjauhkan diri dari dosa,” tuturnya.


Lebih lanjut, jamaah diajak untuk menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, salah satu keteladanan utama Rasulullah adalah akhlaknya yang mulia.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Baiturroman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi serta membentuk generasi yang memiliki akhlak baik sesuai tuntunan Rasulullah SAW.(Zul)

TerPopuler